Selamat Datang di Website Kalurahan Sendangsari Pengasih Kulon Progo --- "Melayani Masyarakat Dengan Sepenuh Hati"

Segenap Pamong Kalurahan Sendangsari Mengucapkan Selamat Idul Fitri 1441 Hijriyah, Mohon Maaf Lahir dan Batin

 

Amalan Malam Lailatul Qadar Bagi Wanita Haid, Perbanyak Pahala Bulan Ramadan

Operator 20 Mei 2020 08:02:20 Berita Desa

Memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, seluruh umat Islam berlomba-lomba untuk mendapatkan keutamaan dari malam Lailatul Qadar. Dalam hal ini, Nabi Muhammad SAW pun pernah bersabda, bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh kebaikan, bahkan lebih baik dari seribu bulan.

Pada malam ini, seluruh umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan atau ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bagi umat muslim yang menunaikan ibadah dan amalan lain untuk memperoleh keistimewaan malam Lailatul Qadar ini dipercaya bisa mendapatkan pahala kebaikan yang berlimpah. Bahkan dikatakan pahala yang di dapat di malam ini jauh melebihi amal kebajikan yang dilakukan selama seribu bulan tanpa adanya malam qadar.

Tidak heran jika banyak masyarakat muslim berusaha sebaik mungkin untuk memperoleh berkah di malam turunnya Kitab Suci Al Quran ini.

Namun tidak seluruh umat muslim mendapatkan kesempatan sama untuk menyambut datangnya malam Lailatul Qadar ini. Bagi perempuan atau wanita yang mengalami haid pun mempunyai kendala tersendiri. Di mana mereka tidak diperbolehkan untuk menunaikan sholat malam dan membaca Al Quran. Tentu saja hal ini bisa memberikan suatu kekecewaan tersendiri bagi yang mengalaminya.

Meskipun demikian, bukan berarti wanita yang sedang haid tidak boleh melakukan amalan dan ibadah di malam Lailatul Qadar. Tentu saja hal tersebut masih diperbolehkan, asal dilakukan dengan sesuai syariat yang telah diizinkan.

Dilansir dari Dream.co.id, berikut kami telah merangkum amalan malam Lailatul Qadar bagi wanita haid, agar bisa menambah pahala di bulan Ramadan.

Wanita Haid bisa Memperoleh Malam Lailatul Qadar

Amalan malam Lailatul Qadar bagi wanita haid menjadi sebuah pertanyaan banyak orang. Apakah seorang wanita atau perempuan yang dalam masa haid atau menstruasi diperbolehkan mengerjakan ibadah untuk memperoleh keistimewaan malam Lailatul Qadar.
Pertanyaan ini pun pernah ditanyakan oleh Juwaibir bin Said Al Balkhi kepada Adh-Dhahak.

Kemudian Adh-Dhahak menjawab bahwa setiap orang bisa mendapatkan keutamaan dari malam Lailatul Qadar. Karena Allah akan selalu menerima amal kebaikan yang dilakukan oleh umatnya, dan Dia akan memberinya bagian dari Lailatul Qadar.
Iya, mereka tetap bisa mendapatkan bagian. Siapa saja yang Allah terima amalannya, dia akan mendapatkan bagian malam tersebut.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 341)

Sama halnya dengan wanita yang sedang nifas, musafir, maupun orang yang tidur. Orang-orang ini tetap bisa mendapatkan keistiewaan dari malam Lailatul Qadar, selama mereka mampu melaksanakannya dengan hati yang tulus dan bersungguh-sungguh.

Amalan Malam Lailatul Qadar

Amalam malam Lailatul Qadar sendiri terdapat beberapa macam. Dikatakan bahwa terdapat 3 tingkatan bagi kaum muslim untuk mengerjakan amalan di malam Lailatul Qadar. Menurut Syekh Nawawi dalam kitab Nihayatuz Zain, seperti dikutip dari Dream.co.id, setidaknya terdapat tiga tingkatan yang dapat mengisi Lailatul Qadar. Pertama, menghidupkan Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah sholat. Ibadah ini disebut sebagai amalan yang paling tinggi.

Kemudian, amalan malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah dengan memperbanyak bacaan dzikir. Di sini Dzikir menjadi amalan yang menempati tingkat kedua. Setelah itu ada amalan salat isya dan subuh berjamaah, yang bisa dilakukan untuk menghidupkan Lailatul Qadar di bulan Ramadan.

Masing-masing amalan malam Lailatul Qadar tersebut bisa dilakukan siapa saja. Tentu saja hal ini disesuaikan dengan kemampuan dan keadaan masing-masing individu. Termasuk kondisi wanita yang sedang haid atau nifas, para musafir, dan lain sebagainya.

Amalan bagi Wanita Haid

Selanjutnya amalan malam Lailatul Qadar bagi wanita haid bisa diperoleh dari tingkatan amalan kedua, yaitu berdzikir atau mengingat Allah. Hal ini seperti yang disebutkan oleh Syekh Nawawi, di mana amalan tingkatan kedua menjadi ibadah yang bisa dan mungkin dilakukan oleh seorang wanita haid atau menstruasi. Di sini, wanita haid diperbolehkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan berdoa kepada Allah SWT.

Selain itu, dalam kondisi pandemi virus corona yang saat ini sedang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia, umat muslim dapat melaksanakan ibadah malam Lailatul Qadar di rumah. Hal ini tentu saja memperhatikan kebijakan untuk berada di rumah dan menghindari risiko penyebaran virus yang semakin meluas di masyarakat.

Doa yang Diucapkan Rasulullah SAW

Selain itu, amalan malam Lailatul Qadar bagi wanita haid juga bisa dilakukan sesuai anjuran Rasulullah. Diketahui, dahulu istri Rasulullah Aisyah radhiyallahu anha, berkata,

“Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: Jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa doa yang mesti kuucapkan?”

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Rasulullah kemudian menjawab,

“Berdoalah: allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni.

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku.” Hal ini disebutkan dalam hadist riwayat Tirmidzi.

Mengucapkan doa seperti yang diajarkan Rasulullah juga bisa dilakukan oleh wanita yang sedang haid. Dengan begitu, wanita haid masih dapat mendekatkan diri kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya. Maka di malam Lailatul Qadar ini, mereka masih bisa mendapatkan berkah dan keistimewaan dari malam Lailatul Qadar.

[ayi]

Sumber

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Profil Desa Sendangsari

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator kalurahan untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Aparatur Kalurahan

Lurah Carik Ulu-Ulu Kamituwa Jogobyo Panata Laksana Sarta Pangripta Danarta Lainnya Lainnya Lainnya Lainnya Lainnya Lainnya Lainnya Lainnya Lainnya Lainnya Staff Desa

Peta Desa

Sinergi Program

Pajak Aduan

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterYouTubeInstagram

Lokasi Kantor Kalurahan

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung