You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Sendangsari
Kalurahan Sendangsari

Kap. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang di Website Resmi Kalurahan Sendangsari

Profil

06 Maret 2019 Dibaca 316.401 Kali

1. Profil Lurah

 

2. Aparatur Kalurahan

No. Jabatan Nama Akhir Masa Jabatan No. Keputusan
1 Lurah Suhardi 2026  
2 Carik Sigit Rahmanto, SPd 2 Oktober 2043 28 Tahun 2019
3 Jagabaya Jumono 23 September 2039 44 Tahun 2007
4 Ulu-ulu Kuntoro Edi 29 Juni 2029 15/I/1991
5 Kamituwa Suwarna Utama, S.P. 29 April 2028 37 Tahun 2008
6 Danarta Sugiyanto, S.E 27 Maret 2039 6 Tahun 2003
7 Pranata Laksana sarta Pangripta Partinem 15 November 2044 39 Tahun 2010
8 Dukuh Serang Surono 25 Desember 2038 29 Tahun 2019
9 Dukuh Paingan Maryadi 3 Maret 2037 18 Tahun 2009
10 Dukuh Klegen Sumardi 13 Desember 2030 2 Tahun 2006
11 Dukuh Kroco Slamet Supriyono, S.Si 19 April 2042 29 Tahun 2015
12 Dukuh Mrunggi R. Sugiyono 19 Agustus 2026 23 Tahun 2008
13 Dukuh Secang Marsono 25 November 2026 18/I/1990
14 Dukuh Pereng Wahyudi 14 Juni 2040 13 Tahun 2012
15 Dukuh Gegunung  - - -
16 Dukuh Blubuk  Agus Sulistyono 4 Agustus 2044 44 Tahun 2018
17 Dukuh Girinyono Heru Prasetyo, AMd 12 Oktober 2049 30 Tahun 2019
18 Staf Danarta Arif Heryantanto, A.Md 9 Oktober 2044 27 Tahun 2010
19 Staf Kamituwa Sutanto, S.Pd.I    
20 Staf Ulu Ulu Pudji Lestari    
21 Staf Carik Wahyu Budiyana    
22 Staf Palapa Erna Puji Astuti    
23 Staf Jagabaya Wahyu Ambarwati, S.Pd    

 

3. Profil Wilayah Kalurahan

Kalurahan Sendangsari merupakan salah satu Kalurahan di wilayah Kapanewon Pengasih Kabupaten Kulon Progo dengan luas wilayah 1.080,2550 Ha. Kalurahan Sendangsari memiliki topografi yang berbukit-bukit dengan ketinggian rata-rata 25 m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar 27–32°C serta kontur tanah berupa dataran dan pegunungan.

Secara administratif, batas wilayah Kalurahan Sendangsari sebagai berikut:

a.    Sebelah Utara

:

Kalurahan Sidomulyo Kapanewon Pengasih dan Kalurahan Hargowilis Kapanewon Kokap

b.    Sebelah Selatan

:

Kalurahan Pengasih Kapanewon Pengasih

c.     Sebelah Barat

:

Kalurahan karangsari Kapanewon Pengasih

d.    Sebelah Timur

:

Kalurahan Donomulyo dan Kalurahan Banyuroto Kapanewon Nanggulan

            Orbitasi dan Jarak Tempuh

  • Jarak dari Pemerintah Kapanewon :  8 km
  • Jarak dari Pemerintah Kabupaten :  3 km
  • Jarak dari Pemerintah Propinsi : 25 Km
  • Jarak dari Ibukota Negara : 503 Km

Dengan luas wilayah 1.080,2550 Ha, pemanfaatan lahan di Kalurahan Sendangsari sebagai berikut:

a.     Pekarangan

:

699,1090 Ha

b.     Sawah

:

140,3030 Ha

c.     Tegalan

:

127,8100 Ha

d.   Dll

:

113,0330 Ha

Secara administratif  Kalurahan Sendangsari dibagi 10 Pedukuhan yaitu :

  1. Pedukuhan Serang
  2. Pedukuhan Klegen
  3. Pedukuhan Kroco
  4. Pedukuhan Mrunggi
  5. Pedukuhan Paingan
  6. Pedukuhan Secang
  7. Pedukuhan Gegunung
  8. Pedukuhan Pereng
  9. Pedukuhan Blubuk
  10. Pedukuhan Girinyono

 

Alamat kantor: Jln. Clereng-Wates, Serang, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo

Telp. (0274) 775144, Kode Pos : 55652, email : sendangsarikp@gmail.com, ig : sendangsarikp, Fb : Kalurahan Sendangsari, Twitter : sendangsarikp

4. Sejarah Kalurahan

Sendangsari merupakan kalurahan yang terbentuk melalui proses penggabungan atau dikenal dengan istilah blengketan yaitu penggabungan kalurahan-kalurahan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sesuai hadirnya Maklumat No.18 Tahun 1946.

Proses penggabungan tersebut kemudian dikukuhkan oleh Sultan Hamengkubuwono IX melalui Maklumat No. 5/1948 pada tanggal19 April 1948. Dalam proses sejarahnya, Kalurahan Sendangsari yang baru sebelum tahun 1947 merupakan gabungan (bléngkétan) dari  Kalurahan Pereng dan Serang.

Kalurahan Pereng dengan nomor urut 13 terdiri dari beberapa pedukuhan, seperti :
1. Girinyono (Widoro, Jelok, Secang, Jaten, Kalilugu).
2. Blubuk (Klenteng).
3. Pereng (Widoro, Wonolelo, Pening). 
4. Gegunung (Gambirsawit, Pening, Jurang, Ngesong, Karangasem).


Untuk Kalurahan Serang dengan nomor urut 3 terdiri dari beberapa pedukuhan, seperti :
1. Secang (Jelok).
2. Mrunggi (Tjelungup).
3. Kroco.
4. Klegen (Dukuh, Bondalem, Ngledok, Gendol).
5. Serang (Pagutan).
6. Paingan (Paingan, Bokuning).


Pembentukan awal pemerintahan baru di Kalurahan Sendangsari dan penggabungan wilayah pedukuhan pedukuhan tersebut kemudian oleh pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diakui dalam Maklumat No. 5/1948 pada tanggal 19 April 1948. Dalam maklumat tersebut di atas dicantumkan nama kalurahan baru gabungan yaitu  'Kalurahan Sendangsari' dengan nomor urut baru kalurahan di Kabupaten Kulon Progo yaitu No. 17.


Lurah Sendangsari periode 1047 - 2008 :
1.  Moeldjosardjono (1947-1988)
Sarjono atau Moeldjosardjono lahir di Mrunggi pada 17 Januari 1919,  putra dari seorang pedagang Lawé bernama Somadrono. Ia merupakan alumni —setingkat Sekolah Dasar (S.D.)— Sekolah Rakyat (S.R.). Awal karirnya di pemerintahan dimulai dari  magang di Kalurahan Serang sampai menjadi Kepala Bagian Keamanan (jagabaya) sebelum tahun 1947.
2.  Ginosiswanto (Pejabat Lurah Sendangsari, 1989-1990)
Ginosiswanto lahir di Mrunggi pada tanggal 14 April 1939 dan merupakan lulusan Sekolah Rakyat (SR). Ia awalnya diangkat menjadi Kamituwa melalui Surat Keputusan  No. -/17-4-73 Kabpt tanggal  14 April 1973. Setelah Moeldjosardjono wafat pada  bulan Desember 1988, maka Ginosiswanto ditunjuk oleh Bupati Kulon Progo — melalui Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kulon Progo Nomor 114/KPTS/PEM/1989 Tanggal 8 Juni 1989— menjadi Pejabat Kepala Desa sejak tanggal 8 Juni 1989.
3.  Sawiyem (1990-2008)
Sawiyem lahir di Girinyono pada tanggal 6 Mei 1953. Ia merupakan putra dari Kasan Rosidi dan lulusan dari Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA). Ia terpilih menjadi Kepala Desa Sendangsari melalui pilihan kepala desa di Sendangsari pada pilihan tanggal 1 Desember 1989 setelah mengalahkan calon lurah lainnya yaitu Bambang Margono, Radjimin, dan R. Heriyono. B.A.  
4. Sumbogo A.Md ( 2008-2013 )
Sumbogo lahir di Secang pada tanggal 12 Desember 1963. Ia terpilih menjadi Kepala Desa Sendangsari selama 2 periode, namun pada periode kedua pada 27 November 2013 diberhentikan dengan hormat dari jabatan Kepala Desa Sendangsari

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2021 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp2,852,218,352 Rp2,785,552,261
102.39%
Belanja
Rp2,698,254,088 Rp3,029,996,172
89.05%
Pembiayaan
Rp444,443,911 Rp444,443,911
100%

APBDes 2021 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp139,388,494 Rp139,200,000
100.14%
Hasil Aset Desa
Rp35,525,000 Rp29,650,000
119.81%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp85,808,080 Rp22,770,928
376.83%
Dana Desa
Rp1,495,854,000 Rp1,495,854,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp145,746,108 Rp149,727,504
97.34%
Alokasi Dana Desa
Rp787,225,929 Rp787,225,929
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp40,860,000 Rp50,000,000
81.72%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp90,323,900 Rp90,323,900
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Desa
Rp0 Rp1,000,000
0%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya
Rp24,500,850 Rp18,600,000
131.73%
Bunga Bank
Rp6,985,991 Rp1,200,000
582.17%

APBDes 2021 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,389,992,788 Rp1,550,430,638
89.65%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp936,182,700 Rp994,360,091
94.15%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp30,600,000 Rp77,757,400
39.35%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp42,008,000 Rp44,391,000
94.63%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp299,470,600 Rp363,057,043
82.49%