You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Sendangsari
Logo Desa Sendangsari
Sendangsari

Kec. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Datang di Website Kalurahan Sendangsari Layanan Online 0813-2633-4562

UMKM Harus Bisa Lihat Pangsa Pasar dan Kreatif

Administrator 29 Oktober 2020 Dibaca 382 Kali
UMKM Harus Bisa Lihat Pangsa Pasar dan Kreatif

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulonprogo harus selalu melihat perkembangan pasar serta kreatif untuk produknya agar mampu bersaing dengan lainnya. Apalagi ada Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), UMKM bisa tampil di sana sesuai kurasi yang telah ditetapkan.

Hal itu dikatakan Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo saat melakukan anjangkerja ke empat titik hasil pelatihan peningkatan kapasitas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020 dan bantuan peralatan dari Baznas Kulonprogo, Senin (26/10/2020). Ikut menyertai bupati antara lain Wabup Fajar Gegana, Dwi Nugroho dan Priyo Santoso dari Komisi II, Kadinas Perindag Iffah Mufidati, Bambang Tri Budi Harsono Asda II, serta lainnya.

Pelatihan berupa pembuatan mie, rempah celup dan manisan rempah, teh celup, serta olahan makanan durian. Sedang bantuan dari Baznas Kulonprogo berupa alat pencetak mie, siler oven dan kemasan senilai Rp 40 juta kepada 6 kelompok yakni kelompok dari Temon dan Panjatan @ 2 kelompok, Pengasih dan Samigaluh @ 1 kelompok. Serta bantuan berupa freezer senilai Rp 2,5 juta untuk Omah Duren.

Bupati mengapresiasi terhadap olahan UMKM yang telah banyak melakukan diversifikasi olahan. “Ini kreatif, ada mie dari wortel, daun katu, buah naga, dan bahan dasar lainnya tanpa MSG. Promosi harus gencar dilakukan agar masyarakat tahu ada mie buatan Kulonprogo, sehingga nantinya akan banyak yang beli. Selalu dibangkitkan “Bela Beli Kulonprogo”,” tandas Sutedjo.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulonprogo Dra Hj Sri Harmintarti MM menuturkan, pelatihan yang diberikan dari DAK 2020 dapat diperlihatkan produknya dalam anjangkerja ini. “Hasilnya sudah bisa dikemas dengan baik. Untuk pembuatan mie ada alat yang merupakan bantuan dari Baznas. Produk dari hasil pelatihan sudah ada yang go publik ke luar kota. Berharap produk-produk tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat baik dalam maupun luar Kulonprogo,” ujar Harmintarti. (Wid/Rul)

Sumber : kr jogja

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan