You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Sendangsari
Kalurahan Sendangsari

Kap. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1444 H

Puluhan Mahasiswa Asing Summer Course UGM Belajar Pelayanan Kesehatan di Kulon Progo

ahmed 09 November 2022 Dibaca 57 Kali
Puluhan Mahasiswa Asing Summer Course UGM Belajar Pelayanan Kesehatan di Kulon Progo

Puluhan Mahasiswa Asing mengkuti Summer Course yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) bekerja sama dengan FKG dan Fakultas Farmasi UGM ini mengangkat tema “Environmental Sustainability for Healthier and Happier Life”.

Kegiatan ini diikuti 214 Mahasiswa bidang kesehatan meliputi 60 mahasiswa UGM dan non-UGM dan 154 peserta dari berbagai universitas mitra luar negeri seperti VU Medical Center, Belanda; University of People, California; University of Agriculture Peshawar, Pakistan; University Dhaka Bangladesh, Bangladesh; University of Putra Malaysia, Malaysia; Ramathibody, Faculty of Nursing Mahidol University, Thailand; serta Kunming Medical University, China.

Para mahasiswa ini selama dua pekan, mulai 31 Oktober hingga 11 November 2022, mengikuti berbagai kegiatan baik perkuliahan maupun praktik kesehatan langsung di masyarakat. Perkuliahan dilakukan secara bauran dengan menghadirkan 12 narasumber dari berbagai negara. Selain itu, peserta juga berkesempatan melakukan praktik langsung di beberapa wilayah puskesmas di Kabupaten Kulon Progo, 14 mahasiswa diantaranya merupakan mahasiswa asing.

Dosen Pembimbing Lapangan Pengasih 1 Program Summer Course 2022, Tony Arjuna, S.Gz.,M.Nut.Diet.,Ph.D.,AN.,APD., menjelaskan selama terjun langsung di masyarakat, para mahasiswa melakukan sejumlah kegiatan pelayanan di puskesmas, posyandu, edukasi kesehatan gigi bagi siswa SD, serta pendampingan dan penyuluhan pada warga pengelolaan limbah sampah. Selama bertugas mahasiswa tinggal bersama dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini mahasiswa bisa belajar langsung terkait pelayanan kesehatan di masyarakat dan juga bisa memberikan masukan untuk pelayanan yang lebih baik kedepannya,” jelasnya saat kunjungan lapangan bersama dengan media, Selasa (8/11) di Dusun Kroco, Desa Sendangsari, Kapanewonan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, DIY.

Kunjungan lapangan dilakukan di beberapa tempat yang berada di wilayah Puskesmas 1 Pengasih, Kulon Progo. Beberapa diantaranya adalah meninjau pelaksanaan edukasi kesehatan gigi bagi siswa SDN Gebangan, pelaksanaan posyandu Kenanga-Kroco, pengelolaan limbah sampah di bank sampah Dhuawar Sejahtera-Kroco, dan meninjau pengelolaan pekarangan pangan lestari Kelompok Wanita Tani Ngrembuyung- Klegen.

Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami, menyambut baik kegiatan summer course UGM ini. Ia mengaku senang Kabupaten Kulon Progo dipilih sebagai tempat pembelajaran bersama oleh UGM sejak tahun 2016. Harapannya melalui kegiatan ini tidak hanya bisa membantu proses pembelajaran mahasiswa, tetapi juga bisa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait kesehatan lingkungan.

Bibian Wijs mahasiswa asal VU Medical Center Belanda mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti kegiatan praktik lapangan di masyarakat. Sebab, ada banyak perbedaan baik dari budaya, kondisi alam, hingga sistem kesehatan yang dijalankan.

Ia mencontohkan terkait pemantauan kondisi kesehatan anak. Meski di Belanda tidak ada posyandu, namun pemantuan status kesehatan anak dilakukan cukup ketat. Sementara di Indonesia sangat fleksibel seperti melalui posyandu yang tidak bersifat wajib diikuti oleh setiap anak. “Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan masing-masing dan ini bisa menjadi sarana untuk saling belajar satu sama lain,”terangnya.

Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan summer course ini telah dijalankan sejak tahun 2016 silam. Melalui kegiatan ini mahasiswa calon tenaga profesional kesehatan diharapkan dapat berbagi pengalaman, belajar bersama, dan mempraktikan ilmu yang diperoleh dari kampus secara langsung di masyarakat. (Sumber:https://ugm.ac.id/id/berita/23147)

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2021 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp2,852,218,352 Rp2,785,552,261
102.39%
Belanja
Rp2,698,254,088 Rp3,029,996,172
89.05%
Pembiayaan
Rp444,443,911 Rp444,443,911
100%

APBDes 2021 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp139,388,494 Rp139,200,000
100.14%
Hasil Aset Desa
Rp35,525,000 Rp29,650,000
119.81%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp85,808,080 Rp22,770,928
376.83%
Dana Desa
Rp1,495,854,000 Rp1,495,854,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp145,746,108 Rp149,727,504
97.34%
Alokasi Dana Desa
Rp787,225,929 Rp787,225,929
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp40,860,000 Rp50,000,000
81.72%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp90,323,900 Rp90,323,900
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Desa
Rp0 Rp1,000,000
0%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya
Rp24,500,850 Rp18,600,000
131.73%
Bunga Bank
Rp6,985,991 Rp1,200,000
582.17%

APBDes 2021 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,389,992,788 Rp1,550,430,638
89.65%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp936,182,700 Rp994,360,091
94.15%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp30,600,000 Rp77,757,400
39.35%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp42,008,000 Rp44,391,000
94.63%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp299,470,600 Rp363,057,043
82.49%