You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan Sendangsari
Kalurahan Sendangsari

Kap. Pengasih, Kab. Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1444 H

Kokohkan Nilai Budaya Jawa Pada Anak , Pendidik PAUD dan Guru TK Sendangsari Belajar Bahasa Jawa

ern 01 Desember 2023 Dibaca 156 Kali
Kokohkan Nilai Budaya Jawa Pada Anak , Pendidik PAUD dan Guru TK Sendangsari Belajar Bahasa Jawa

Sendangsari-- Sejumlah Pendidik PAUD dan Guru TK di wilayah Kalurahan Sendangsari  belajar Tata Bahasa Jawa bersama Angger Sukisno pada Rabu 29 November 2023. Dipilihnya tenaga pendidik dalam belajar karena diharapkan dapat mengajarkannya kepada anak didik masing-masing.

Bertempat di Sanggar Among Lare Padukuhan Pereng Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pengasih, acara dihadiri oleh 22 orang Pendidik PAUD, 9 Guru TK serta beberapa Pamong Kalurahan Sendangsari.

Anak usia dini diharapkan mampu mengenal budayanya sendiri sejak ia dalam tahap perkembangannya. Dengan mengenal serta mampu membedakan Bahasa Jawa Ngoko dan Kromo, anak mampu membedakan bagaimana cara berkomunikasi dengan orang lain serta bahasa apa yang pantas untuk diri sendiri.

Ketika anak terbiasa berbahasa Jawa, Ia akan tumbuh menjadi generasi berkarakter dan memiliki sopan santun. Hal tersebut dikarenakan dalam Bahasa Jawa ada tingkatan bahasa untuk diri sendiri dan orang lain baik yang sebaya maupun yang lebih tua yaitu Bahasa Jawa Ngoko, Kromo Madya dan Kromo Inggil.

Selama ini banyak orang tua yang justru merasa bangga saat anaknya pandai berbahasa Indonesia. Tidak salah memang, namun alangkah baiknya jika anak mengenal budayanya sejak kecil. Anak akan secara otomatis pandai berbahasa Indonesia ketika Ia sudah bersekolah.

Karena kurangnya ilmu orang tua dalam mendidik anak dalam hal Tata Bahasa Jawa, seringkali penggunaan Bahasa Jawa Kromo Madya dengan Kromo Inggil salah kaprah. Banyak anak-anak justru menggunakan Kromo Inggil untuk dirinya sendiri dan Kromo Madya untuk orang lain yang lebih tua.

Dengan  adanya pelatihan unggah ungguh dan Kawruh Basa Jawa ini diharapkan para  pendidik PAUD dan Guru TK lebih paham dan lebih berhati-hati dalam mengajarkan Bahasa Jawa kepada anak.

Sumiyati, salah satu peserta pelatihan dan juga merupakan pendidik di POS PAUD Delima, Padukuhan Mrunggi mengaku sangat senang dan bersemangat untuk belajar kembali tentang Kawruh Basa Jawa ini. 

"Pelatihan ini sangat bagus dan diharapkan mampu memberi semangat juga untuk semua pendidik dalam mengajarkan Bahasa Jawa yang benar kepada anak-anak."tutur Sumiyati.

Antusias dari peserta lain juga nampak sangat besar mengingat saat ini Bahasa Jawa yang merupakan Bahasa Ibu justru kurang dikenal oleh anak-anak. Kebanyakan anak-anak fasih berbahasa Indonesia karena dirumah dan di sekolah menggunakan Bahasa Indonesia.

"Menjadi sebuah tantangan juga bagi kami para pendidik untuk mengajarkan anak-anak untuk mulai terbiasa menggunakan Bahasa Jawa yang benar, baik di rumah maupun di sekolah." Ujar Sumiyati.

(ern)

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2021 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp2,852,218,352 Rp2,785,552,261
102.39%
Belanja
Rp2,698,254,088 Rp3,029,996,172
89.05%
Pembiayaan
Rp444,443,911 Rp444,443,911
100%

APBDes 2021 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp139,388,494 Rp139,200,000
100.14%
Hasil Aset Desa
Rp35,525,000 Rp29,650,000
119.81%
Lain-lain Pendapatan Asli Desa
Rp85,808,080 Rp22,770,928
376.83%
Dana Desa
Rp1,495,854,000 Rp1,495,854,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp145,746,108 Rp149,727,504
97.34%
Alokasi Dana Desa
Rp787,225,929 Rp787,225,929
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp40,860,000 Rp50,000,000
81.72%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp90,323,900 Rp90,323,900
100%
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Desa
Rp0 Rp1,000,000
0%
Koreksi Kesalahan Belanja Tahun-tahun Sebelumnya
Rp24,500,850 Rp18,600,000
131.73%
Bunga Bank
Rp6,985,991 Rp1,200,000
582.17%

APBDes 2021 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp1,389,992,788 Rp1,550,430,638
89.65%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp936,182,700 Rp994,360,091
94.15%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp30,600,000 Rp77,757,400
39.35%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp42,008,000 Rp44,391,000
94.63%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp299,470,600 Rp363,057,043
82.49%